Demo

Entah apa yang ada di dalam pikiran Audi di hari Senin lalu padahal di hari Minggu dia sudah puas bermain dari siang hingga malam bahkan sampai naik kereta Thomas and Friends yang ada di Lotte Festival Citylink. Di pagi hari tiba-tiba dia itu ngadat ngga mau sekolah *tepok jidat* entah karena masih ngantuk atau yang lain, tapi Mawa menduga kalo Audi ngga mau sekolah lantaran tas Robocar Polinya belum datang.

Akhirnya saya bujuk-bujuk supaya mau sekolah. Saya mandikan dan saya ganti pakaiannya. Nah, pada saat saya memakaikan ia seragam hari Senin tiba-tiba Audi ngadat lagi. Ia tidak mau memakai seragam merah untuk hari Senin, maunya pake seragam yang warna biru untuk hari Jumat! *tepok jidat lagi* Akhirnya saya tanya ke Audi, “Audi bener mau pake seragam warna biru? Ngga malu sama temen yang lain?” dan ia menjawab “Iya.” Ya sudah, kalo anaknya maunya gitu daripada ngga sekolah. Mawa menolak untuk ikut nganter ke sekolah karena malu, jadinya saya antar sendiri.

Sesampainya di sekolah saya gandeng Audi, dan ia itu dengan cueknya berjalan tanpa malu walau temen-temennya pada pake seragam warna merah dan ia berbeda sendiri.. kayaknya nurun dari papanya nih.. Untung ibu gurunya sabar dan ngga menegur mengapa Audi pake seragam warna biru. Ibu guru hanya bertanya kepada saya, dan saya menjelaskan kalo Audi sedang demo. Ibu guru hanya tertawa saja mendengarnya 🙂 saya juga sampaikan saya membawa baju seragam hari Senin apabila Audi ingin ganti.

ada – ada aja di hari Senin itu#

Advertisements

Wisata Gembira ke Solo, Salatiga, Semarang

Sabtu 2 minggu yang lalu saat long weekend, saya, Mawa, beserta Audi pergi ke Gombong. Sebetulnya rencananya mau ke Semarang tapi ada banyak kemungkinan susunan acara yang membuat belum dipastikannya kita akan kemana. Akhirnya Jumat sore diputuskan bahwa kami akan ke Solo -> Semarang -> Gombong -> Bandung. Segeralah kami berkemas dari jadwal dadakan itu dan langsung menuju Solo.

Di Solo, saya menginap di hotel dekat mall Solo Paragon, di sana kebetulan sedang ada festival untuk menyambut Maulud Nabi, akan tetapi kami sampai sudah cukup larut malam sekitar jam 22.00. Niat hati ingin mencari nasi liwet tapi ternyata semua sudah tutup, akhirnya kami makan seadanya dan kembali ke hotel untuk tidur bersama dalam satu kamar sebanyak 6 orang! 🙂 🙂 untung pihak hotel ngga tau, kalo ketahuan bangkrutlah kami.. Continue reading

Menyambut mahasiswa baru

Hari ini merupakan hari yang spesial karena prodi S1 Sistem Komputer Universitas Telkom kembali menyambut mahasiswa baru. Di luar prediksi, jumlah mahasiswa baru yang datang ternyata melebihi kuota yang ada. Kelebihan mahasiswa kami sekitar 36 orang atau setara dengan 1 kelas. Saya tidak mengikuti keseluruhan acara penyambutan, saya hanya mengikuti sampai perkenalan dosen dikarenakan mata ini tidak bersahabat setelah semalaman menemani Audi yang rewel karena demam.

Selamat datang mahasiswa baru, semoga hari-hari kalian berjalan dengan menyenangkan..

Sepatu boot pink dan biru

Beberapa waktu yang lalu saya sempat heran karena Audi yang biasanya mengenakan sepatu boot berwarna pink saat pergi ke sekolah tiba-tiba mencari sepatu boot yang berwarna biru dan mengenakannya ke sekolah hingga saat ini. Bahkan yang warna pink sama sekali tidak pernah disentuhnya. Saya dulu penasaran, tapi saya pikir mungkin dia bosan sehingga memilih untuk mengganti warna sepatunya. Saat mengantar dia ke sekolah, salah satu gurunya juga pernah mengingatkan kalo sebaiknya Audi jangan pake sepatu boot untuk sekolah karena itu sepatu karet.

Dan hari ini terjawablah sudah pertanyaan mengapa Audi mengganti sepatu bootnya 🙂 Continue reading

Hari pertama sekolah

Senin, 17 Juli 2017, merupakan hari pertama Audi pergi ke sekolah yang baru. Yap, sekarang Audi bersekolah di kelompok bermain yang baru walau masih tetap juga ambil kelas kursus yang lama. Kemarin juga saya dan Mawa mulai mengantarkan anak kami ke sekolah untuk pertama kalinya, rencananya kami akan menemani Audi sekolah selama seminggu, takut kalo ditinggal nanti langsung nangis jerit-jerit.

Jadilah tiap hari selalu dimulai dengan pagi hari, di mana saya terpaksa bangun awal di pagi hari, mandi, dan mengantarkan Audi ke sekolah. Mawa juga sekarang tiap hari harus menyiapkan bekal karena ada acara untuk makan snak bersama. Ada kebahagiaan tersendiri bisa mengantar anak untuk pergi ke sekolah, melihat bagaimana mereka berkumpul dengan teman sebayanya dan belajar berinteraksi. Saya biasanya membiarkan dia sendiri untuk belajar bergaul dengan teman-temannya, kalo pun butuh ditemani saya meminta Mawa untuk menemani, soalnya kalo ada papanya biasanya dia merasa malas dan selalu memegangi tangan papanya 🙂

Saya berharap, mudah-mudahan waktu mengajar saya di plot siang hari di semester ini sehingga masih berkesempatan untuk mengantarkan Audi ke sekolah setiap hari..

Internetan murah di Jepang dengan XL Pass

Kalo kita browsing mencari kartu SIM yang murah untuk berwisata ke Jepang, nyaris tidak ada. Semua berkisar pada harga Rp 350.000 – Rp 400.000 untuk 7 hari dengan kuota sekitar maksimal 5GB. Memang ada yang murah, tapi harga tetap berkisar di angka Rp 250.000. Pilihan lain untuk tetap dapat terhubung ke internet selama di Jepang yakni dengan menyewa wifi saku, tapi harganya juga lumayan sekitar Rp 70.000 – Rp 80.000 per harinya. Lalu, adakah yang lebih murah lagi? Continue reading

Membeli SIM Card lokal di Malaysia

Dulu, saat berada di luar negeri saya biasanya mematikan data saya. Bahkan waktu masih jaman menggunakan blackberry saya menggunakan blackberry karena mendapat gratis paket data. Berhubung harga roaming sudah mahal, maka pilihan yang paling murah apabila kita berada di luar negeri yakni menggunakan SIM card lokal.

Saat berada di Kuala lumpur, saya membeli SIM Card lokal untuk memantau chat, mencari rute, bahkan memesan taksi uber atau grab. Saat di Malaysia ada beberapa pilihan : Digi, Axiata, Maxis, U Mobile, dkk. Harga hampir samalah, ngga banyak jauh berbeda. Kalo anda di Malaysia untuk lebih dari 3 hari, saya sarankan untuk menggunakan Excelcom yang harganya relatif murah. Nah, apabila anda hanya punya sedikit waktu berada di Malaysia ( maksimal 3 hari ) saya sarankan untuk membeli Hotlink. Gerai SIM Card banyak bertebaran di bandara, baik KLIA1 / KLIA2. Rata-rata berkisar di harga RM30 untuk paket data 5GB-an selama 1 bulan, yang murah saya pernah lihat Excelcom dengan harga RM25 untuk paket data sebulan.

Kalo pengen yang murah seperti Hotlink seharga RM10, maka kita harus membelinya di KL Sentral, tepatnya di dalam mall Nu Sentral. Saya membeli SIM Card hotlink seharga RM10 di mana terisi pulsa 5RM. Gratis 1GB untuk 2 hari, dan sisanya kita masih bisa menggunakannya selama 2 hari dengan saldo yang ada. Kalo habis tinggal dibuang saja, selesai..hehehe..