Wisata ke Jungleland dan Mekarsari

Akhir bulan Mei yang lalu, saya dan keluarga berwisata ke Jungleland & Mekarsari. Acaranya diadakan oleh fakultas tempat saya mengajar. Sudah dua kali saya ikut darmawisata bersama, yang sebelumnya ke Taman Safari. Lumayanlah gratis, sayang juga kalo ngga diambil. Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 05.15, karena bis katanya akan berangkat pukul 06.00 selain jalanan yang tentunya akan menjadi macet.

Kami berangkat pukul 06.30, terlambat 30 menit dari waktu yang dijadwalkan. Jalanan emang macet, tapi untungnya tidak terlalu parah. Sekitar pukul 11.00 akhirnya kami mencapai Jungleland, sekitar lebih cepat 30 menit dari waktu yang dijadwalkan. Jungleland itu mirip dufan, tapi lebih kecil. Kalo saya bilang, Jungle land ini memang cocok untuk anak-anak di bawah 10 tahun karena wahananya memang tidak terlalu ekstrim. Apabila kita beruntung naik wahana yang tidak terlalu ramai, kita boleh naik beberapa kali secara langsung. Audi beberapa kali naik jeep & kincir angin secara langsung karena waktu itu sedang tidak terlalu ramai.

Saya sarankan untuk naik kincir angin yang besar dan texan train di area Tropicalia, karena lewat itu kita bisa melihat wahana apa saja yang tersedia di Jungle land, jadi ngga akan terlalu repot nyari tempatnya. Dan seperti biasa, saya merekomendasikan untuk datang pagi. Jungle land buka pukul 09.00 jadi sebaiknya datang jam 09.30, pertama masih sepi, tidak terlalu panas, kedua belum ramai.

Selepas puas main, kami dan rombongan menuju hotel Lorin yang berlokasi dekat dengan sirkuit Sentul. Melihat dalamnya, saya jadi teringat sama Whizz hotel di Kelapa Gading yang pernah saya datangin. Mirip banget tempatnya. Sebetulnya hotelnya nyaman, tapi letaknya agak jauh dari jalan raya. Udah gitu kalo malem gelap banget. Apabila ingin ke alfamart atau indomaret maka harus jalan sekitar 1km melewati area pohon-pohon sebelum mencapai jalan raya. Paginya kita masih harus mendengar suara bising motor yang berlatih balap di sirkuit Sentul karena memang lokasinya deket banget sama sirkuit. Jadi, kalo mencari suasana dan kemudahan akses saya kurang menyarankan hotel Lorin ini.

Malam hari di hotel diisi dengan acara makan malam dan pembagian door prize, untungnya saya dapat satu doorprize. Puji Tuhan! Udah dibela-belain nahan kantuk soalnya. Tahun lalu pada saat rekreasi ke Taman Safari saya juga dapat doorprize, akan tetapi saya saat itu berada di kamar. Jadinya tahun ini Mawa memaksa saya untuk ikut acara supaya dapet door prizenya.

Acara dilanjutkan hari Minggunya ke Mekarsari. Mekarsari merupakan area luas yang isinya pohon buah. Wisata edukasi untuk mengenalkan tanaman ke anak-anak. Di sana juga kita bisa menginap di rumah pohon atau pake tenda ala kemping. Nah, di sini ternyata saya hanya berpindah tempat makan siangšŸ˜¦ Jadi kami hanya diberi tiket masuk, kalo mau naik wahana suruh bayar sendiri. Rata-rata permainan di sana harganya 15rb/orang. Jadinya setelah makan saya putuskan untuk jalan-jalan sejenak dan kembali ke bis. Kami pulang sekitar pukul 15.00 dan sampai rumah pukul 20.15.

Hari yang cukup melelahkan sekaligus menggembirakan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s