Dosen dan Proyek

Ilustrasi diambil dari sini

Ilustrasi diambil dari sini

Kalo baca-baca berita, pasti kita akan menemukan beberapa artikel tentang aktifitas dosen mengajar di beberapa universitas sekaligus[1], ‘mroyek’[2], atau menjadi konsultan, staf ahli, dkk. Banyak polemik yang terjadi karena ini. Tapi apakah memang proyek itu hanya memberi manfaat secara ekonomi bagi dosen, ataukah ada manfaat lain dalam konteks akademik?

Berbicara proyek, saya batasi bahwa proyek itu pekerjaan di luar aktifitas mengajar dan meneliti yang dilakukan oleh seorang dosen. Proyek juga merupakan bentuk pekerjaan yang berhubungan dengan lingkungan industri atau stakeholder. Saya batasi bahwa itu yang disebut dengan proyek, jadi pekerjaan di luar yang berhubungan dengan dunia industri / pemerintah. Proyek memang selalu dikaitkan dengan nilai ekonomis, saya juga maklum, karena saya juga suka menjalin kerjasama dengan industri. Saya merupakan dosen teknik, yang biasa berkecimpung di bidang IT. Kalo menurut saya, dosen itu memang harusnya punya proyek. Banyak sekali manfaat yang di dapat dari proyek selain hanya nilai ekonomis. Apakah itu?

  1. Melatih manajemen proyek. Proyek dikenal selalu memiliki deadline, apalagi yang terkait dengan pihak swasta / pemerintah. Apabila pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan tenggat waktu yang dijanjikan maka kita akan ke penalti. Kita dapat belajar bagaimana mengatur proyek agar dapat selesai sebelum waktunya, bagaimana menyusun prioritas agar kegiatan proyek tidak bentrok dengan kegiatan mengajar, membimbing, dsb.
  2. Melatih manajemen tim. Kadang ada proyek yang dapat kita kerjakan sendiri, tetapi bila skup proyeknya besar, maka kita butuh sumberdaya untuk membantu kita. Baik mahasiswa magang / tugas akhir, maupun merekrut pekerja lepas dari luar. Kita harus mampu menghandel tim kita, supaya bisa bekerja dengan baik dan menyelesaikan pekerjaan sebelum waktunya.
  3. Menambah relasi dan wawasan. Ketika mendapat sebuah proyek baru, maka kita akan bertemu dengan klien yang baru. Di sinilah relasi tercipta, dari pekerjaan yang diberikan oleh klien kita mendapat wawasan baru,,oohh.. ternyata di dunia industri lagi tren ini, sekarang butuhnya ini.. Selain itu, ngobrol dengan klien juga melatih softskill kita untuk menerangkan sesuatu kepada orang yang diluar domain kita, melatih bagaimana caranya bernegosiasi, dsb.
  4. Menerapkan / menguji teori yang kita ajarkan. Ketika di kelas, dalam mata kuliah basis data, saya hanya memberikan penjelasan bagaimana merancang basis data, biasanya standar hanya beberapa tabel. Dalam prakteknya, ketika mendapat pekerjaan untuk membuat aplikasi dengan basis data, saya bisa membuat sekitar 30 tabel yang berelasi. Saya mendapat pengalaman bagaimana merancang basis data untuk aplikasi skala besar sekaligus menguji teori-teori yang dituliskan di buku.
  5. Mengajar dengan lebih baik. Karena saya mengerti bagaimana keadaan di luar, saya mampu mengajar dengan lebih baik. Selain teoritis, saya mampu menerangkan sisi teknisnya, yang saya rasa baik untuk menambah wawasan bagi para mahasiswa. Jika ada materi A-Z yang harus diajarkan, kita mungkin dapat memilah mana yang menjadi prioritas dan mana yang bisa dieliminasi dari pengalaman kita mengerjakan proyek.
  6. Skeleton untuk penelitian. Kadang ada beberapa proyek yang sifatnya agak ilmiah, sehingga akhirnya dapat kita jadikan skeleton untuk melakukan penelitian. Mungkin dengan mengganti metode pengolahan, atau dengan menyempurnakan hasil proyek dengan menambahkan unsur ilmiah.

Itu yang saya rasakan sebagai manfaat dari mengerjakan proyek. Sebagai dosen, kita memang harus mengutamakan kegiatan belajar, mengajar, membimbing, dsb. Tugas utama kita sebagai dosen tidak boleh dilupakan. Klo menelantarkan mahasiswa dengan datang 1 semester hanya 3x karena banyak pekerjaan di luar ya, itu harus dikurangi. Saya pikir, selama tugas utama sebagai dosen masih dapat dijalankan dengan baik, proyek rasanya sah-sah saja. Toh, banyak manfaatnya selain nilai ekonomisnya.

Link :

[1] http://news.detik.com/berita/1842197/sosiolog-ugm-awas-banyak-dosen-jadi-pengasong (diakses 3 Juli 2015)

[2] http://ibilarrambany.blogspot.com/2013/11/ngamen-alternatif-dosen-penuhi.html (diakses 3 Juli 2015)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s