Lebaran di Jakarta

Gambar diambil dari sini.

Gambar diambil dari sini.

Sudah beberapa kali pada saat lebaran saya ke Jakarta, mengunjungi om dan budhe yang tinggal disana. Biasanya saya dan Mawa menghabiskan waktu di Pangandaran, tapi karena jalanan sekarang mulai menggila macetnya sejak H-5 lebaran akhirnya diputuskan untuk ke Jakarta saja. Jakarta memang sangat nyaman pada waktu lebaran, jalanan yang lengang membuat kita lebih mudah beraktifitas. Saya sendiri berangkat ke Jakarta pada saat Lebaran kedua, kala melewati tol Pasteur macetnya lumayan di pintu masuk tol dalam kota, dan dua jam kemudian saya sudah sampai di Jakarta.

Alia masih terlalu kecil untuk dibawa jalan-jalan rekreasi, akhirnya liburan kami habiskan di rumah om saja. Kebetulan Alia juga sreg sama om, jadilah dia main dengan om sementara saya bisa ngobrol dengan budhe dan para sepupu 🙂 Hari terakhir saya habiskan di hotel karena kasihan saya liat om yang sudah cukup umur harus mengasuh Alia yang sangat semangat mondar mandir di dalam rumah.

Tinggal nunggu piknik selanjutnya nih 😀

Advertisements

Dapet paket KFC Goceng lewat Line

wpid-screenshot_2015-07-04-13-18-40.jpg
Saya iseng-iseng ikut promosi LINE, dengan mengetik LINE untuk mendapatkan paket KFC Goceng, ternyata berhasil! Lalu saya coba juga buat Mawa, ternyata juga berhasil! Akhirnya saya coba saja menukarkan langsung ke KFC. Saya ikutan ngantri, lalu sesampai di depan pramusaji saya hanya menunjukkan kupon via ponsel pintar saya dan menyampaikan paket yang ingin saya pilih. Ndak lama kemudian paket datang, pramusaji mengklik ‘invalidate coupon’ dan hadirlah satu burger dan satu spageti di tangan 😀

Mawa dapat 2x kupon Goceng, saya dapat 3x..hehehe.. tapi saya hanya menukarkan dua karena satu lagi ndak sempat. Oya, untuk paket KFC goceng ini harus dimakan di tempat (dine in) tapi kalo mau dibawa pulang ya ngga papa juga sih.

Dosen dan Proyek

Ilustrasi diambil dari sini

Ilustrasi diambil dari sini

Kalo baca-baca berita, pasti kita akan menemukan beberapa artikel tentang aktifitas dosen mengajar di beberapa universitas sekaligus[1], ‘mroyek’[2], atau menjadi konsultan, staf ahli, dkk. Banyak polemik yang terjadi karena ini. Tapi apakah memang proyek itu hanya memberi manfaat secara ekonomi bagi dosen, ataukah ada manfaat lain dalam konteks akademik?

Berbicara proyek, saya batasi bahwa proyek itu pekerjaan di luar aktifitas mengajar dan meneliti yang dilakukan oleh seorang dosen. Proyek juga merupakan bentuk pekerjaan yang berhubungan dengan lingkungan industri atau stakeholder. Saya batasi bahwa itu yang disebut dengan proyek, jadi pekerjaan di luar yang berhubungan dengan dunia industri / pemerintah. Proyek memang selalu dikaitkan dengan nilai ekonomis, saya juga maklum, karena saya juga suka menjalin kerjasama dengan industri. Saya merupakan dosen teknik, yang biasa berkecimpung di bidang IT. Kalo menurut saya, dosen itu memang harusnya punya proyek. Banyak sekali manfaat yang di dapat dari proyek selain hanya nilai ekonomis. Apakah itu? Continue reading

Buka Bersama Oppinet

bukber-oppinet
Senin, 27 Juni 2015, saya ikutan buka bersama dengan rekan-rekan dari Oppinet ITB. Asyikk juga, karena ini tahun pertama saya buka puasa bersama Oppinet. Kemarin buka puasa dilaksanakan di hotel Scarlet dekat perempatan Dago, dimana yang makan di sana hanya kami saja..hihihi.. Buka puasa bersama kali ini menjadi tanda pelepasan juga bagi Issi, Riska, yang sudah bekerja, juga Isti yang akan melanjutkan studi di Jerman.

Semoga akan ada buka puasa bersama selanjutnya 🙂