Belajar fokus

Saya sebetulnya saat ini iri dengan teman-teman yang sudah mampu fokus dengan bidang yang ditekuni. Di kampus ada beberapa orang yang memang spesialisasinya sudah terlihat dengan baik. Sementara saya? sejujurnya saya masih mencari-cari bagian yang paling stabil untuk ditekuni. Mengapa? masalahnya sederhana, setiap saya sedang mulai fokus ke satu bidang, maka akan muncul distraksi yang membuat saya akhirnya membelokkan arah untuk sementara. Saya susah untuk melawan rezeki 😀 lagipula semakin saya bergelut kesana dan kesini, semakin saya mendapat masukan bagaimana tren teknologi itu berkembang saat ini.

Saat ini saya diberi kesempatan untuk mengelola sebuah tim yang membuat software perminyakan, saya mendapatkan peluang untuk menerapkan ilmu project management dan software engineering untuk skala yang lumayan walaupun kecil (ada sekitar 7-8 orang). Masalahnya bukan pada ilmu rekayasanya, tetapi yang menarik justru karena perminyakannya, dan programmernya rata-rata bukan orang informatika. Tantangan saya adalah menjembatani berbagai macam orang dari lintas disiplin ilmu, orang Matematika membuat modelnya (saat ini sekalian dengan programmingnya), orang teknik perminyakan melakukan validasi dan testing dari program yang telah dibuat. Bagaimana mereka semua diarahkan untuk membuat sebuah software yang baik berangkat dari disiplin ilmu dan peran mereka masing-masing.

Kemudian saya diajak untuk melakukan riset bersama, bekerja sama antara perguruan tinggi & lembaga negara. Bagian saya?? Big Data. Hal yang hanya saya tahu bagian luarnya tapi belum pernah saya dalami sebelumnya, dan nampaknya menarik. Dan di kampus, sekarang saya diberi tanggungjawab untuk membina dan mengelola lab multimedia, yang urusannya membuat game, animasi, dan penelitian yang berkaitan dengan multimedia.

Nah lho! Jadi fokusnya kemana, bang?

Advertisements

Melayat

Tadi pagi ada suara sms masuk ke dalam hape, ternyata bu Rieske mengabarkan bahwa istri dari Prof. Edy Soewono, dosen Matematika ITB, meninggal dunia kemarin malam. Hari Selasa saya juga mendapatkan telepon dari saudara yang mengabarkan bahwa om dari ayah mertua meninggal dan akan dimakamkan hari Jumat. Jadilah saya sejak kemarin Jumat melayat ke dua tempat. Pertama ke Cikadut, lalu hari ini ke RS Borromeus.

Saya mendoakan semoga kedua alamarhum & almarhumah mendapat tempatt yang abadi & kehidupan kekal.. Amin..