Mencicipi Tusbowl PVJ

tusbol-1-monkey

Malam minggu kemarin, saya, Mawa, dan Audy menyempatkan diri untuk mampir ke PVJ. Kami ngga menyangka bahwa tanggal 12-13 Desember 2014 ada sale besar-besaran di sana. Jarak yang hanya sepanjang 4km dari rumah ditempuh dalam waktu hampir 1,5 jam😦 di Sukajadi sudah sangat macet, kemudian di area parkir juga sama. Beruntung kami bisa dapet spot parkir dengan cepat sehingga ngga harus muter jauh.

Di PVJ kami mencoba makan di Tusbowl sekalian beli roti di Breadlife. Jika diliat dari konsepnya memang minimalis dan sederhana. Harga makanan & minumannya pun tidak terlalu mahal. Makanan dibandrol mulai dari IDR 19,5K untuk salad korea kalo ngga salah, dan minuman dibandrol mulai dari IDR 6,5K untuk air mineral. Jadi sekali makan untuk satu orang yang saya taksir sekitar IDR 40K. Menu yang ditawarkan memang bermacam-macam, namun yang direkomendasikan itu ada 2 : Beef Taipan, dan Chicken Curry, sementara 1 menu lagi paling dicari : Nasi Dagang. Saya dan Mawa memilih menu yang direkomendasikan yakni beef taipan & chicken curry. Setelah beberapa saat akhirnya pesanan kami berdua akhirnya datang.. horeee!! waktunya makan!!

beef taipan tusbowl pvj osmd.wordpress.com

Beef Taipan

Beef taipan kami kira berisi daging sapi yang dimasak teriyaki dan disajikan dengan onion ring, tetapi ternyata kami salah sodara-sodara!! isinya ternyata hanya sosis sapi goreng yang diiris panjang + onion ring! Saya merasa tertipu dengan kata beef, karena tidak mencantumkan sausage saya pikir itu daging sapi, ternyata setelah dilihat lebih detail lagi di daftar menunya memang tertulis sausageyang disiram dengan saus teriyaki..jiahhhh!!!!!

chicken curry tusbowl pvj bandung osmd.wordpress.com

Chicken curry

Datanglah pula pesanan saya yakni nasi kari ayam, ayam goreng tepung yang disiram dengan kuah kari dicampur dengan salad+nasi. Umm,,hmmm,,fmmmm,,ngga ada yang spesial juga sih dari menu saya. Paling tidak itu sesuai dengan deskripsi yang ada pada lembar daftar menu. Semuanya memakai nasi gurih, saya pertama makan nasinya kok aromanya berbeda, lalu saya kunyah perlahan-lahan dan diresapi, dan saya baru merasakan ternyata itu nasi gurih.

Kalo dari harga sebetulnya ngga terlalu mahal, tapi karena isinya hanya itu rasanya kok jadi mahal ya? coba, saya makan nasi gurih + beberapa iris sosis sapi goreng + bawang bombay goreng tepung + lalapan, dan saya harus membayar harga sekitar IDR 24,5K (belum sama pajak). Lha mending saya makan di warung penyetan di daerah Radjiman, untuk harga yang (mungkin) hampir sama, saya bisa makan nasi uduk + gepuk sapi (ini asli daging! bukan sosis) + lalapan + sambal. Rasanya lebih maknyus dibandingkan di sini! Oya, satu lagi, setelah saya selesai makan, saya merasakan haus yang sangat. Kayaknya banyak vetsin di dalam makanannya tersebut jadinya saya merasa sangat haus.

Jadi, kalo disuruh memilih makan di Tusbowl atau di warung penyetan jalan Radjiman, saya pilih makan penyetan saja😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s