Kamu adalah apa yang kamu katakan

youarewhat

“You are what you …” Mungkin ungkapan itu sudah seringkali didengar oleh kita. Kamu boleh mengisinya sesuka hati sesuai dengan yang kamu pengen. Tapi sekarang saya sedang ingin mengisinya dengan “you are what you say”,kamu itu ya apa yang kamu katakan tentang dirimu. Maka hati-hatilah dengan apa yang kamu katakan karena biasanya mengatakan sesuatu yang spontan bisa jadi memang itu yang diharapkan. Karena sekarang saya juga baru sadar belakangan ini bahwa saya pernah mengatakan sesuatu yang memang menentukan arah hidup saya sekarang dan yang akan datang. Seandainya saya mengatakan hal yang berbeda nampaknya saya hidup saya bisa jadi berbeda. Jadi apa sih yang saya sempat ucapkan dahulu kala? Belakangan ini saya sibuk membuat sebuah produk untuk digital advertising. Sebetulnya banyak sekali ide yang ingin dikerjakan akan tetapi sumberdaya itu yang terbatas. Ada satu produk lagi yang sedang dikerjakan ke arah aplikasi dan kemarin saya ajukan ke salah satu inkubator bisnis akan tetapi rupanya masih belum lolos, mudah-mudahan nanti ketemu sama jalan yang lain. Tapi ya itu, semakin banyak ide yang terkumpul akhirnya malah ingin mencoba ini dan itu akhirnya produk yang dari awal ingin dihasilkan malah terbengkalai dan tidak fokus. Untungnya om Budi posting tentang bagaimana memilih topik untuk start up, jadilah saya kembali ke produk awal yakni digital advertising karena dari dulu itu yang selalu saya ingin jual.

Oke, lost focus, balik lagi ke ucapan. Dulu pernah pada suatu kuliah Kewirausahaan, yang kebetulan membahas tentang tipe kepribadian wirausaha, saya ditanya oleh dosen kira-kira masuk tipe yang mana. Dengan sangat percaya diri saya bilang kreator! yang hidupnya berasal dari produk yang dia ciptakan. Dulu saya berkata seperti itu sebetulnya biar keliatan keren😀 tapi saya ngga sadar ternyata ucapan saya itulah yang menjadi doa. Banyak sudah yang saya lakukan, mencoba ini dan itu tetapi semua belum membuahkan hasil. Saya baru ingat apa yang saya ucapkan itu belakangan ini, bahwa saya pernah mengatakan bahwa saya seorang kreator. Artinya saya harus membuat sesuatu, rezeki saya pasti berasal dari situ. Banyak yang bilang bahwa memulai sebuah usaha itu tergantung dari faktor X yang akan menuntun kita ke jalan rezeki, kalo udah ketemu jalannya semua pasti lancar. Semoga saja benar, sesuai dengan yang saya ucapkan bertahun-tahun yang lalu ketika masih kuliah.

Seandainya saya dulu berkata bahwa saya seorang artis, mungkin saya bisa jadi artis beneran kali ya?

NB : gambar diambil dari sini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s