Parahnya jalan di kota Bandung

Bandung sudah sering hujan tiap hari, terhitung setelah lebaran lalu nampaknya. Hujannya sih tidak terlalu menjadi masalah, tetapi yang jadi masalah adalah semakin banyaknya jalan yang berlubang, sampah-sampah yang bertebaran yang membuat saluran air menjadi mampet, serta kemacetan yang tiada taranya🙂 Jalanan yang berlubang nampaknya sudah menjadi trademark kota Bandung, bahkan ada anekdot kalo berkendara dari Surabaya ke Jakarta dan ingin tau sudah sampai mana cukup rasakan kondisi jalannya. Kalo jalannya beraspal tapi semi off-road karena harus menghindari banyak lubang berarti selamat, anda telah sampai di Bandung! Kota sejuta lubang😀

Miris ya, tapi itu nyata. Sebuah ibukota propinsi tapi ternyata infrastruktur jalannya masih kalah dengan Banjar. Tapi nampaknya semua orang sudah maklum dengan kondisi yang seperti ini jadi ya santai-santai saja. Kemarin selepas dari IT Telkom saya pulang melewati Terusan Buah Batu, berhubung sudah mulai macet dari daerah pasar Gordon, akhirnya saya putuskan untuk belok masuk ke daerah perumahan Batu Nunggal yang rada elit. Jalanan memang tidak terlalu ramai, tapi ya itu banyak sekali polisi tidurnya, dan ketika sudah dekat dengan Alfarmart (atau Indomart?) saya melewati jalan yang sangat rusak parah. Hampir satu ruas jalan itu rusak semua dengan lubang yang menganga tapi tergenang air..ckckckck.. pikir perumahan orang kaya tapi tidak punya kesadaran untuk membantu memperbaiki jalan.

jalanan_bandung

Mungkin mereka berpikir karena mereka cuma lewat jalan tersebut pagi dan sore (asumsinya berangkat dan pulang kerja nih) jadinya ya males aja ngebetulin jalannya, kan sisanya cuma dilewatin sama orang lain..bener ga?? Kalo pola pikirnya sudah seperti itu memang susah untuk diajak sadar, kecuali nantinya ada suatu peristiwa yang membuat mereka sadar pentingnya jalanan yang kuat dan nyaman. Itu hanya salah satu contoh kecil, masih banyak jalanan lain yang tidak kalah rusaknya. Semalam saya melewati perempatan Cihampelas-Surapati, sama juga jalannya parah bener..ckckck..

Mungkin kebanyakan mark-up kali ya, jadi proyek pengaspalan hasilnya tidak sempurna. Sewaktu saya masih berada di Jogja, sempat Jalan Solo itu diperbaharui aspalnya. Pertama-tama digaruk dulu jalannya setelah itu baru diaspal. Kalo di sini rasanya ga pake garuk langsung diaspal. Hasilnya kehujanan sedikit langsung deh ambles.. Aspal yang harusnya setinggi 4cm juga paling terealisasi setinggi 2cm. Ohhh,,kapan Bandung bisa berbenah? minimal infrastrukturnya. Kalo seperti ini saya baru hanya bisa membayangkan seandainya jalanan di Bandung semulus di Jogja🙂

5 thoughts on “Parahnya jalan di kota Bandung

  1. Benar sekali pa, bandung sudah menjadi kota sejuta lobang.. bahkan di jalan2 besar saja, misal dago, ada saja lubang besar, dan tidak ditindaklanjuti,. padahal sangat berbahaya sekali buat para pengendara, motor khususnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s