Parahnya jalan di kota Bandung

Bandung sudah sering hujan tiap hari, terhitung setelah lebaran lalu nampaknya. Hujannya sih tidak terlalu menjadi masalah, tetapi yang jadi masalah adalah semakin banyaknya jalan yang berlubang, sampah-sampah yang bertebaran yang membuat saluran air menjadi mampet, serta kemacetan yang tiada taranya 🙂 Jalanan yang berlubang nampaknya sudah menjadi trademark kota Bandung, bahkan ada anekdot kalo berkendara dari Surabaya ke Jakarta dan ingin tau sudah sampai mana cukup rasakan kondisi jalannya. Kalo jalannya beraspal tapi semi off-road karena harus menghindari banyak lubang berarti selamat, anda telah sampai di Bandung! Kota sejuta lubang 😀

Miris ya, tapi itu nyata. Sebuah ibukota propinsi tapi ternyata infrastruktur jalannya masih kalah dengan Banjar. Tapi nampaknya semua orang sudah maklum dengan kondisi yang seperti ini jadi ya santai-santai saja. Kemarin selepas dari IT Telkom saya pulang melewati Terusan Buah Batu, berhubung sudah mulai macet dari daerah pasar Gordon, akhirnya saya putuskan untuk belok masuk ke daerah perumahan Batu Nunggal yang rada elit. Jalanan memang tidak terlalu ramai, tapi ya itu banyak sekali polisi tidurnya, dan ketika sudah dekat dengan Alfarmart (atau Indomart?) saya melewati jalan yang sangat rusak parah. Hampir satu ruas jalan itu rusak semua dengan lubang yang menganga tapi tergenang air..ckckckck.. pikir perumahan orang kaya tapi tidak punya kesadaran untuk membantu memperbaiki jalan. Continue reading

Advertisements

Mencicipi Blackpepper Steak di Maulana Yusuf

Dua bulan yang lalu, saya ditraktir oleh kakak ipar saya di Blackpepper 🙂 karena mama berulang tahun. Sudah lama sih sebetulnya ingin mencicipi makanan di sini, hanya saja belum sempat. Untungnya sekarang ditraktir karena ada diskon 50% menggunakan kartu kredit Mandiri (promonya masih sampe 31 Desember 2012 lho!) Dari menunya sih memang beragam dengan harga yang standar (kafe) jadi ya perlu rogoh kocek cukup banyak kalo ga pake kartu kredit.

Saya mencoba menu yang sama dengan nama cafenya, yakni Blackpepper steak dan Mawa memesan Sirloin Steak. Untuk minumnya saya pesan jus buah naga dan Mawa pesan jus strawberry mangga. Harga jusnya emang cukup mahal sih sekitar 25rb tapi ternyata gelasnya gede juga. Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya datang juga pesanan saya 😀

IMG_5369

Continue reading

Mengajar..mengajar..

Tidak terasa sudah 1,5 tahun saya menjadi pengajar dengan suka dan dukanya. Saya sudah mengajar 6 mata kuliah yang berbeda dalam selama ini! rasanya sudah menjadi rekor untuk seorang dosen baru 🙂 Dan dari hasil ngajar 6 mata kuliah itu tidak semuanya berhasil dengan baik. Biasanya yang berhasil dengan baik itu yang sesuai dengan bidang yang saya geluti & minati. Tapi ya itu, berhubung pengajar baru saya tidak bisa memilih mata kuliah sesuka saya. Berhubung kelas yang dibuka tidak banyak dan sudah ada dosen senior yang sudah biasa ngajar matakuliah itu jadinya pengajar junior seperti saya masih harus mengajar materi yang terkadang tidak saya kuasai maupun sukai 😦

Memang paling enak mengajar sesuai bidang yang kita kuasai atau kita geluti selama ini. Saya sendiri bisa bercerita banyak kepada mahasiswa saat mengajar bidang yang saya geluti. Cuman yang jadi masalah, apakah saya terlalu cepat berbicara atau terlalu banyak bercerita hal di luar mata kuliah atau terlalu banyak menyampaikan materi pada saat perkuliahan ya? rasanya mahasiswa tidak terlalu paham dengan apa yang saya sampaikan. Apalagi kalo yang diajar masih mahasiswa tingkat awal, rasanya mereka masih belum bisa paham kalo diceritain yang macem-macem.

Kalo gitu rasanya harus cari cerita lain yang cocok dengan style mahasiswa tingkat awal nih..