Resident Evil: Afterlife

Setelah menonton film yang ini, entah kenapa aku ngga merasa ada yang berkesan sama sekali. Kalah jauh dibandingkan sama film Resident Evil : Extinction yang sebelumnya. Kali ini minim sekali adegan-adegan pertarungan melawan zombie, bahkan darah-darahnya juga sedikit, ceritanya berjalan lambat mirip drama, pertarungan yang terlalu cepat sehingga belum ‘gregetan’ tapi udah selesai, dan yang cukup mengganggu buatku adalah adegan-adegan slow motion-nya yang lumayan banyak dan lama.

Buat yang ngga mengikuti film ini sebelumnya mungkin agak bingung kenapa tiba-tiba ada adegan cewek zombie yang menggigit seseorang lalu berganti dengan seorang cewek berkelahi membobol sebuah laboratorium. Ngga dijelaskan juga apakah Alice setelah menjadi manusia masih punya kekuatan seperti yang dulu atau tidak, serta lari kemana musuh bebuyutannya  yang tau-tau sudah mendatangkan tentara di akhir cerita.

Ah..untungnya saya nonton versi R5 di komputer, coba kalo saya nonton di bioskop rasanya bisa ‘gelo‘ karena ekspektasi tidak sesuai dengan kenyataan.

One thought on “Resident Evil: Afterlife

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s