Kuliner gembira : Rumah Makan “Baru” chinese food

Selang satu hari setelah aku dan Mawa makan di “Ngangeni” seafood, keesokan harinya kami memutuskan untuk makan di RM “Baru” di daerah Lempuyangan tepat di sebelah utara Phuket. Alasannya simple, karena sehari sebelumnya kami sudah makan seafood, sekarang kami ingin makan sayuran🙂 Sebelumnya sudah muter ke Mie Jakarta yang ada di daerah Pakuningratan tapi ternyata belum buka akhirnya iseng-iseng aja kami menuju ke Rumah Makan Baru ini.

Sampai di tempat makan ternyata kondisi agak ramai, banyak mobil yang diparkir di depan rumah makan. Wah,kayaknya enak nih rumah makannya.. Namun ternyata apa yang kami lihat tidak sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya. Lho?? kenapa? ternyata harganya ganass! nas! nas! nas! bahkan lebih ganas daripada terganas yang pernah kami datangi yaitu RM Li Djiong di daerah Brigjend Katamso. Menunya memang sangat bervariasi, ada 76 menu makanan kalo saya tidak salah ingat. Mulai dari yang sering kami dengar sampai yang belum pernah kami dengar🙂 dan harganya juga rata-rata diatas Rp 20.000,-/porsi. Mantap bukan??

Setelah menimbang, dan memilih, akhirnya kami memutuskan untuk memesan satu porsi capcay dengan dua nasi putih (harga nasi putihnya ganas betul! 1 piring nasi putih harganya Rp 4.000,-) ditambah satu es Shanghai. padahal waktu itu udah hampir ujan tapi ngga tau Mawa malah pesan es..hihihi.. Oya, untuk capcay ada dua pilihan yang haram dan yang halal sesuai dengan selera masing-masing🙂 Pelayanan di sini cukup cepat, karena ngga terlalu lama menunggu akhirnya pesanan kami pun datang.

Capcay

Hmmmm,,, setelah berdoa kami langsung menyantap masakan yang telah tersedia. Asli! enak masakannya! ngga percuma bayar lebih mahal. Capcaynya enak, daging dan sayurannya banyak dan rasanya pas dimakan dengan nasi. Untung disini porsi nasinya agak banyak sehingga bisa tepat dihabiskan dengan Capcay. Sebagai penyedap bisa ditambahkan acar dan kalau kurang pedas bisa ditambahkan sambal🙂

Kalo kami lihat kemarin, biasanya yang datang ke rumah makan itu rombongan, ada satu keluarga besar atau lebih. Di Li Djiong bahkan kami pernah melihat sekitar 2-3 meja besar dengan kapasitas 20 orang sukses dibooking! Jarang yang datang berdua kayak kami, yang memang iseng untuk berselancar mencoba berbagai macam kuliner yang ada. Overall, rasa masakannya memang enak dan porsinya juga pas. Sayang, kalo harga terus terang bukan harga mahasiswa tapi harga patungan mahasiswa😀 jadi klo mau ngedate di sini, saran saya bawalah uang yang berlebih🙂

One thought on “Kuliner gembira : Rumah Makan “Baru” chinese food

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s