Berbukalah dengan yang pedas!

Dulu mungkin sering terdengar slogan pada saat bulan puasa, “Berbukalah dengan yang manis” karena alasan medis. Tapi entah kenapa setiap sore hari saya menyusuri jalan pulang dari kantor, warung-warung yang menyajikan menu sambal menjadi sangat laris dan dipadati oleh banyak pengunjung. Entah itu Dapur Sambal, Lesehan Maharani, Spesial Sambal, hingga Pondok Cabe semuanya sangat penuh. Apa mereka ngga merasa mules-mules atau maagnya kambuh abis makan sambal setelah seharian perut dibiarkan kosong??

Nampaknya sekarang slogan perlu diubah sedikit, menjadi “Berbukalah dengan yang manis pedas!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s