Pemrograman dan tugas akhir mahasiswa

Sejak semester lalu, aku mempunyai profesi tambahan sebagai konsultan skripsi teman-teman kuliah. Ngga masalah sih buat aku, berbagi ilmu dan pengetahuan dengan teman-teman seputar kesulitan atau logika untuk skripsi yang mereka buat. Hanya saja, kebanyakan dari mereka yang memilih konsentrasi informatika tidak menguasai pemrograman sama sekali atau jaringan komputer atau multimedia. Lho?? kok bisa?? terus kemana aja mereka selama kuliah sampe sudah mau menempuh tugas akhir masih belum bisa pemrograman/jaringan/multimedia?? Nah, itu yang aku ngga tau. Rasanya mereka rajin datang kuliah, nilai mereka juga bagus-bagus dengan IP yang tinggi. Tapi mengapa mereka tidak mengerti konsep pemrograman, basisdata, bahkan menggambar DFD pun masih banyak yang bingung?? apakah salah dalam metode pengajaran atau pada mahasiswa yang terlalu malas untuk mengeksplorasi?? Kalo aku lebih setuju dengan opsi yang kedua🙂

Balik lagi ke masalah konsultan tugas akhir, cukup banyak yang minta untuk dibantu tugas akhirnya. Aku sudah tahu arahan mereka akan bagaimana, jadi dari awal aku menegaskan bahwa aku hanya membantu logika berpikir mereka bukan membantu coding mereka. Bukan masalah apa-apa, bagiku bisa saja aku membantu mereka membuatkan programnya tapi hasilnya aku sendirilah yang bakal lebih capek sementara mereka bisa santai-santai dan tetap tidak mengerti apa pun. Itulah yang aku lihat dari teman-temanku, mereka sebisa mungkin ingin tugas akhirnya cepat selesai, tapi malas untuk belajar apalagi coding🙂 Ketika konsultasi, biasanya teman-teman menanyakan hal yang remeh temeh yang menurutku tidak perlu ditanyakan kalo mereka mau belajar. Gimana mau belajar kalo membaca buku aja ngga! (doh!) repot juga mengurusi hal yang seperti itu. Kata-kata yang mereka ucapkan selalu sama, “wah, aku ngga ngerti Wa” , kalo sudah seperti itu aku hanya menyarankan mereka untuk belajar dan membaca buku yang sudah dibeli. Aku ya tetap pada prinsipku, urusan skripsi itu urusan mereka mau seperti apa juga urusan mereka, aku hanya membantu mengarahkan kalo ada hal-hal yang ngga mereka ketahui.

Mereka tahunya aku sudah lebih mahir daripada mereka, tapi mereka ngga sadar akan satu hal bahwa dulu aku juga sama seperti mereka: bingung, ngga tau ini apa, pakainya gimana. Tapi aku mau untuk tahu, mau untuk belajar. Belajar mulai dari konsep pemrogramannya, basis data, logika, algoritma, struktur data, dsb. Hal-hal  dasar itulah yang membuat aku akhirnya bisa memahami dan bisa coding. Semuanya butuh dasar, dan pelajaran itu biasanya sudah diberikan diperkuliahan. Tinggal kita saja yang mengeksplorasi lebih dalam lagi.

One thought on “Pemrograman dan tugas akhir mahasiswa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s