Vetsin = garam?

Bagi banyak sebagian penjual masakan, vetsin mungkin sebanding dengan garam karena biasanya selalu disandingkan. Vetsin digunakan sebagai penguat rasa sedangkan garam digunakan sebagai perasa agar tidak hambar, keduanya memang saling melengkapi.

Beberapa waktu yang lalu saya makan di warung soto, dan terjadilah percakapan berikut:

Saya : Bu, soto satu ngga pake vetsin.

Penjual : Iya (lalu membuat soto pesanan saya)

Setelah beberapa lama, soto pun datang.

Penjual : ini sotonya,mas.

Saya : Makasih. *gleg*

Saya : ngga pake vetsin bukan berarti ngga pake garam,Bu 😦 (kata saya dalam hati)

Advertisements

Berbukalah dengan yang pedas!

Dulu mungkin sering terdengar slogan pada saat bulan puasa, “Berbukalah dengan yang manis” karena alasan medis. Tapi entah kenapa setiap sore hari saya menyusuri jalan pulang dari kantor, warung-warung yang menyajikan menu sambal menjadi sangat laris dan dipadati oleh banyak pengunjung. Entah itu Dapur Sambal, Lesehan Maharani, Spesial Sambal, hingga Pondok Cabe semuanya sangat penuh. Apa mereka ngga merasa mules-mules atau maagnya kambuh abis makan sambal setelah seharian perut dibiarkan kosong??

Nampaknya sekarang slogan perlu diubah sedikit, menjadi “Berbukalah dengan yang manis pedas!

Menghilangkan iklan survey cpalead

Pernah menjumpai tampilan yang mirip dengan gambar diatas?? kalo sudah anda tidak sendiri, terkadang saya pun sering menjumpai tampilan survey dari CPALead tersebut. CPALead memang sekarang sedang menjadi primadona bagi para penampil iklan sebagai alternatif dari adsense atau pun program affiliasi lainnya karena komisinya yang cukup besar. Menyebalkan?? pastinya. Tapi tunggu dulu, ternyata survei ini bisa dihilangkan atau di-bypass πŸ˜€ lewat survey-remover (thanks,dude. You’re really awesome).

Berikut langkah-langkah untuk menghilangkan iklan cpalead: Continue reading

Wisata Gembira Tawangmangu, 14 Agustus 2010

Beberapa minggu yang lalu , tepatnya tanggal 14 Agustus 2010, saya bersama teman-teman mudika piknik ke Tawangmangu. Asyikk!! sudah lama ngga jalan-jalan, apalagi semenjak ketua mudikanya sibuk ngurusin KKN dan saya sibuk dengan skripsi, jalan-jalan menjadi kegiatan yang nomor sekian πŸ™‚ Sabtu pagi kami bersepuluh berangkat menuju Tawangmangu, sebetulnya sudah lama ngga jalan jauh tapi berhubung sudah pengen banget jalan-jalan apapun bakal ditancap, termasuk gas πŸ˜€ Rencana di hari itu kami akan menuju Sendang Perwita yang masih perawan, Air Terjun Grojogan Sewu, dan Kebun Teh.

Kami berangkat kira-kira pukul 06.30 dengan kecepatan sedang kami melintasi jalan-jalan, awalnya masih enak ketika sampai Klaten. Tapi ketika sudah masuk Solo,,duh.. pantat sudah mulai berteriak-teriak minta istirahat πŸ™‚ tapi apa daya berhubung penunjuk jalan masih berjalan maju jadinya kami yang dibelakang tetap melanjutkan perjalanan. Sampai pukul 9.00-an, kami berhenti dipinggir sebuah waduk. Ngga tau sih apa nama waduknya, yang jelas bukan waduk Wadaslintang atau pun Gadjahmungkur. Lumayanlah melepas lelah sembari melihat waduk dan foto-foto bersama dengan teman-teman. Ngga tau juga waduknya ada ikannya atau ngga, sebetulnya lumayan juga kalo ada ikannya bisa buat mancing,,hehehehe… Continue reading

Wisuda dan masa depan

Akhirnya kemarin aku diwisuda, satu hal yang sudah lama aku tunggu-tunggu. Diwisuda berarti pembuktian janji bahwa kita akan lulus dari perkuliahan. Ada perasaan bangga dan haru, mengalami bahwa aku diwisuda. Memang, perjalanan wisuda sarjana kali ini cukup berat. Dari awal sudah banyak halangan yang merintang tapi untungnya semua bisa dilewati dengan baik. Continue reading

Pemrograman dan tugas akhir mahasiswa

Sejak semester lalu, aku mempunyai profesi tambahan sebagai konsultan skripsi teman-teman kuliah. Ngga masalah sih buat aku, berbagi ilmu dan pengetahuan dengan teman-teman seputar kesulitan atau logika untuk skripsi yang mereka buat. Hanya saja, kebanyakan dari mereka yang memilih konsentrasi informatika tidak menguasai pemrograman sama sekali atau jaringan komputer atau multimedia. Lho?? kok bisa?? terus kemana aja mereka selama kuliah sampe sudah mau menempuh tugas akhir masih belum bisa pemrograman/jaringan/multimedia?? Nah, itu yang aku ngga tau. Rasanya mereka rajin datang kuliah, nilai mereka juga bagus-bagus dengan IP yang tinggi. Tapi mengapa mereka tidak mengerti konsep pemrograman, basisdata, bahkan menggambar DFD pun masih banyak yang bingung?? apakah salah dalam metode pengajaran atau pada mahasiswa yang terlalu malas untuk mengeksplorasi?? Kalo aku lebih setuju dengan opsi yang kedua πŸ™‚

Balik lagi ke masalah konsultan tugas akhir, cukup banyak yang minta untuk dibantu tugas akhirnya. Aku sudah tahu arahan mereka akan bagaimana, jadi dari awal aku menegaskan bahwa aku hanya membantu logika berpikir mereka bukan membantu coding mereka. Bukan masalah apa-apa, bagiku bisa saja aku membantu mereka membuatkan programnya tapi hasilnya aku sendirilah yang bakal lebih capek sementara mereka bisa santai-santai dan tetap tidak mengerti apa pun. Itulah yang aku lihat dari teman-temanku, mereka sebisa mungkin ingin tugas akhirnya cepat selesai, tapi malas untuk belajar apalagi coding πŸ™‚ Ketika konsultasi, biasanya teman-teman menanyakan hal yang remeh temeh yang menurutku tidak perlu ditanyakan kalo mereka mau belajar. Gimana mau belajar kalo membaca buku aja ngga! (doh!) repot juga mengurusi hal yang seperti itu. Kata-kata yang mereka ucapkan selalu sama, “wah, aku ngga ngerti Wa” , kalo sudah seperti itu aku hanya menyarankan mereka untuk belajar dan membaca buku yang sudah dibeli. Aku ya tetap pada prinsipku, urusan skripsi itu urusan mereka mau seperti apa juga urusan mereka, aku hanya membantu mengarahkan kalo ada hal-hal yang ngga mereka ketahui.

Mereka tahunya aku sudah lebih mahir daripada mereka, tapi mereka ngga sadar akan satu hal bahwa dulu aku juga sama seperti mereka: bingung, ngga tau ini apa, pakainya gimana. Tapi aku mau untuk tahu, mau untuk belajar. Belajar mulai dari konsep pemrogramannya, basis data, logika, algoritma, struktur data, dsb. Hal-halΒ  dasar itulah yang membuat aku akhirnya bisa memahami dan bisa coding. Semuanya butuh dasar, dan pelajaran itu biasanya sudah diberikan diperkuliahan. Tinggal kita saja yang mengeksplorasi lebih dalam lagi.