Festival Dayak @GOR UNY

Kmrn siang pas lagi chat sama Yenri, dia ngajakin nonton festival dayak di GOR UNY. Hanya saja ternyata dia kesana bareng ibunya, akhirnya aku sms Ratieh untuk berangkat bareng. Lalu sorenya ada perpisahan temen kantor, berhubung aku uda pernah janji mau nraktir dan momennya tepat akhirnya kami meluncur ke Pizza Hut Tugu. Kira – kira pukul 18.45 aku sms Ratieh untuk nungguin karena kami janjian 18.30 WIB (Waktu Indonesia Berjalan, hahahaha!!)

Kira – kira kami datang ke GOR UNY pukul 19.30, emang ga gede dan rame banget sih tapi lumayanlah. Apalagi ternyata cewek dayak tu cantik dan putih – putih🙂 tapi jangan berani berbuat yang jelek sama mereka karena bisa – bisa sesuatu yang buruk terjadi pada anda (kata temen – temen, orang Dayak mistisnya masih kuat & kental sekali). Acara malam itu berisi lomba tarian dayak dari berbagai macam suku yang ada (aku hanya ingat Skadau dan Kutai :)). Ada penampilan yang menampilkan tarian dengan tema permainan sehari – hari, dan entah kenapa mereka menampilkan permainan cang.. kacang panjang yang panjang menang/kalah..’ dan cublak – cublak suweng dengan lagu dayak atau mirip ‘do..mi..ca..do..mi..ca..do..ekstra..’. Dan dari situ membuat aku jadi bertanya – tanya, “kok permainan tradisional Jawa juga dikenal di Kalimantan??? kalo gitu asal muasalnya darimana??”, karena selain di Kalimantan temanku yang orang Riau juga mengenal permainan seperti itu.

Oya, ternyata akustik GOR UNY ini lebih bagus daripada JEC karena suaranya masih terdengar jelas dan ngga pecah, berbeda dengan waktu nonton konser indoor di JEC (bisa – bisa tempat yang akustiknya jelek dijadiin tempat konser??). Overall,, penampilan mereka pada malam itu sangat bagus. Mungkin aku agak rindu juga dengan acara – acara seperti itu, karena acara sekarang lebih banyak merujuk kehura – huraan (walau hura – hura itu juga perlu) yang kadang agak berlebihan. Sayangnya mereka ngga membuat stand yang menjual pernak – pernik dayak atau tato dayak🙂 padahal asyik juga kalo bisa mengkoleksi pernak – pernik mereka. Selepas acara selesai, nampak sekali kenikmatannya seperti serasa di Kalimantan. Kok?? karena di sekeliling kita hanya orang Dayak, kemudian mereka asyik menari dan minum – minuman fermentasi (aku juga nyobain,,hehehehe) rame – rame dan terlihat sangat guyup dan rukun. Aku hanya berpikir seandainya aku ikut dalam komunitas Indonesia yang ada di luar negeri pasti juga akan seperti itu kali ya😀

Selesai konser akhirnya aku mengambil motor di kost Ratieh dan lanjut pulang ke kost🙂 Seandainya,, bisa dapet kenalan cewek Dayak… hahahahaha…

2 thoughts on “Festival Dayak @GOR UNY

  1. sial. aku dah jauh jauh ke sini malah belum pernah liat yang asli begituan. klo mau ke pedalaman katanya masi harus naik bus air 2 hari 2 malam menyusuri sungai mahakam.

    *seminggu yg lalu aku nginep d tmpt sodara. istrinnya org dayak. anaknya cakep cakep. ahahahah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s