Lirik lagu “Geef mij maar nasi goreng” Wieteke Van Dort

Apakah ada yang kenal siapa beliau?? saya yakin generasi muda 99% akan tidak mengenalnya. Saya juga kok :D lho!!?? Tapi kalian pasti tau kan lagu yang dibawakan oleh Hudson pada waktu pentas IMB minggu lalu?? yap! itu adalah lagu keroncong lawas yang berjudul Geef mij maar nasi goreng.

Lalu siapakah yang membawakannya?? versi aslinya bukan lain dan bukan tidak dibawakan oleh Wieteke Van Dort, orang Belanda yang lahir di Surabaya sehingga beliau mengenal banyak makanan Indonesia. Konon lagu ini bercerita tentang kerinduannya terhadap makanan-makanan Indonesia ketika beliau berada di Belanda (ada onde-onde, tahu petis, lumpia, sate babi, bakpao dan tentu saja nasi goreng!). Kalo mendengar tentang nama-nama makanan tersebut, saya pikir orang Indonesia memang pintar sejak dulu.

Banyak lagu-lagu lain yang dibawakan oleh Wieteke Van Dort ini, bahkan kita pasti sudah pernah mendengar dan menyanyikan dua lagu abadi di bumi nusantara ini yaitu: Burung Kakaktua dan Nina Bobo. Dua hits tersebut menjadi lagu abadi yang diajakarkan pada anak-anak sejak kecil (saya pun sering menyanyikannya sampai sekarang). Pernah juga lagu tersebut dibawakan oleh Aneke Gronloh, yang membawanya memenangkan kontes musik.

Menyenangkan bukan?? mau download mp3-nya? silakan unduh mp3-nya di sini dan mari berdendang bersama.. woyooo!! lho?? kok malah reggae?? ini keroncong,bung! Ayo, lalu dimana liriknya?? tenang saja ini saya pastekan liriknya supaya kita semua ngga bingung waktu mendendangkannya, setuju??

Toen wij repatrieerden uit de gordel van smaragd
Dat Nederland zo koud was hadden wij toch nooit gedacht
Maar ‘t ergste was ‘t eten.
Nog erger dan op reis
Aardapp’len, vlees en groenten en suiker op de rijst

Geef mij maar nasi goreng met een gebakken ei
Wat sambal en wat kroepoek en een goed glas bier erbij
Geef mij maar nasi goreng met een gebakken ei
Wat sambal en wat kroepoek en een goed glas bier erbij

Geen lontong, sate babi, en niets smaakt hier pedis
Geen trassi, sroendeng, bandeng en geen tahoe petis
Kwee lapis, onde-onde, geen ketella of ba-pao
Geen ketan, geen goela-djawa, daarom ja, ik zeg nou

Ik ben nou wel gewend, ja aan die boerenkool met worst
Aan hutspot, pake klapperstuk, aan mellek voor de dorst
Aan stamppot met andijwie, aan spruitjes, erwtensoep
Maar ‘t lekkerst toch is rijst, ja en daarom steeds ik roep

Selamat menikmati,kawan! Kalo ada waktu dengarkanlah musik ini ke nenek atau kakek, niscaya mereka akan senang sekali :D

About these ads

, , , ,

  1. #1 by Wieteke van Dort on 30 July 2010 - 10:43 pm

    Hallo luitjes,

    Hier komt de juiste tekst.
    Het lied is geschreven door mijzelf, Wieteke van Dort. De muziek is van Joop Stokkermans.
    Ik heb de originele versie gezongen. Later is het lied gezongen door Lonny Gerungan, maar de platenmaatschappij heeft verzuimd mijn naam en die van Joop Stokkermans erbij te zetten!

    Geef mij maar nasi goreng

    Toen wij repatrieerden uit de Gordel van Smaragd
    Dat Nederland zo koud was hadden wij toch nooit gedacht
    Maar het ergste was het eten, nog erger dan op reis
    Aardapp’len, vlees en groenten en suiker op de rijst

    Nanananananananana

    Geef mij maar nasi goreng, met een gebakken ei
    Wat sambal en wat krupuk en een goed glas bier erbij 2x

    Geen lontong, saté babai en niets smaakt hier pedis
    Geen trassi, srundeng, bandeng en geen tahu petis
    Kwee lapis, ondé ondé, geen ketela of bapao
    Geen ketan, geen gula jawa, daarom ja, ik zeg nou

    Nanananananananana

    Geef mij maar nasi goreng, met een gebakken ei
    Wat sambal en wat krupuk en een goed glas bier erbij 2x

    Ik ben nou wel gewend ja, aan die boerenkool met worst
    Aan hutspot paké klapperstuk en melk voor de dorst
    Aan stamppot van andijvie, aan spruitjes, erwtensoep
    Maar het lekkerst toch is rijst, ja en daarom steeds ik roep:

    Nanananananananana

    Geef mij maar nasi goreng, met een gebakken ei
    Wat sambal en wat krupuk en een goed glas bier erbij 2x

    Music: Joop Stokkermans
    Lyrics: Wieteke van Dort

  2. #2 by Wieteke van Dort on 30 July 2010 - 10:47 pm

    Voor de juiste tekst de knop indrukken van Origineel weergeven

    Groeten Salam dari van Wieteke van Dort

  3. #3 by moochi on 29 August 2010 - 11:52 am

    hahahaha nice song like it so much… :P

  4. #4 by Goenawan on 14 November 2010 - 3:46 am

    Ik ben erg blij om dit nummer ….. ook dit lied kreeg ik van mijn vrienden en bijna elke ochtend te horen vóór of tijdens het werk hebben we altijd luisteren
    Waar kan ik de cd / dvd mp3 op de markt …..
    gefeliciteerd en succes altijd

  5. #5 by grace on 10 December 2010 - 4:49 am

    ribet kian nich lagu…

  6. #6 by Icha cute slalu on 31 January 2011 - 2:58 pm

    I cant read the language. But, am sure, ths song liked wth many people whn there ws sum dutch in Indonesia. And I really like ths song, event I dnt understand wht does it mean. Am understand, but just a litle!

  7. #7 by Erick Samuel Angkuw on 26 February 2011 - 6:51 am

    Dit is echt de meest heerlijke nummers om te worden gehoord, heb ik dus de tijd in Nederland te herinneren.

  8. #8 by Riska Yudistia on 5 March 2011 - 6:41 am

    anjir ni lagu kocak bgt,gue suka :D

    • #9 by didik hermawan on 1 October 2011 - 3:07 pm

      hahahahaaa emang bener ya… bener2 gokil cagh…

  9. #10 by iwan on 3 June 2011 - 7:58 am

    this song…i’m so like it

  10. #11 by didik hermawan on 1 October 2011 - 3:05 pm

    sumpah…. buagus banget, walau g begitu lihai melantunkan denger thok wes asyik tenan…
    muak nyuss

  11. #12 by Wisnu Pramudji on 2 January 2012 - 3:24 am

    lagu jaman kompeni ini… :D
    mantaab dah lagunya.. :D

  12. #13 by Dy'Noefa on 23 February 2012 - 4:40 am

    kereen wah asik juga yah etnik banget bgeto loh…ada gak ya penyanyi indonesia modern yg mau nyanyiin lagu ini?

  13. #14 by Charles albert isaak on 4 April 2012 - 2:20 pm

    Memasuki usia 53 th ik selalu kangen dengan lagu-lagu belanda,apalagi yang dinyanyikan orang keturunan(indo) .

  14. #15 by dede on 27 May 2012 - 1:24 am

    saya senang sekali lagu ini, menggambarkan bahwa memang makanan indonesia sangat lezat dan sampai terbawa mimpi bertahun tahun hehehe

  15. #16 by amelia on 19 July 2012 - 6:17 pm

    teringat akan kenagan dibelanda dgn makan hutspot met worst, stamppot, boerenkol (erg zuur), erweten soup……alles is niet zo lekker, better indonesie food is no.1……lekker gegeten….grtjs van amelia

  16. #17 by ariyani.prihastuti@gmail.com on 17 September 2012 - 5:01 am

    makanan indo tetap plaing enak heeeeee

  17. #18 by hermankalteng on 13 October 2012 - 12:12 am

    mantap lagunya hehe

  18. #19 by oi on 13 October 2012 - 7:56 am

    mengingatkan akan kedua orang tuaku yang telah tiada

  19. #20 by thymothydoank on 1 December 2012 - 3:08 am

    Lagu ini Akan saya sampaikan kepada anak cucu bangsa..

  20. #21 by Ardi on 8 December 2012 - 2:09 pm

    lagunya Tante Liem :D

  21. #22 by Dwi Santoso on 14 February 2013 - 2:42 am

    Semoga kaum berpemikiran picik tidak mempermasalahkan lagu ini karena ada “sate babi” di dalam syairnya :-D

  22. #23 by dkbdjo@gmail.com on 30 May 2013 - 10:49 am

     =))
    [l..(y)
    . . SIP TENAN!.

  23. #24 by ver on 22 June 2013 - 11:11 am

    1 word…… cool….

  24. #25 by denny karamoy on 14 August 2013 - 2:59 am

    kira2 gini gan terjemahannya :)

    Saat kami tiba dari Indonesia; Kami tidak pernah tahu bahwa Nederland (Holland) begitu dingin;
    Yang paling buruk adalah makanannya, lebih buruk dari makanan yang kami dapat selama
    di perjalanan; kentang, daging dan sayuran dan nasi dengan gula.

    (Refrain)
    Beri saja aku nasi goreng dengan telur goreng; dengan sambal dan kerupuk dan segelas bir;
    Beri saja aku nasi goreng dengan telur goreng; dengan sambal dan kerupuk dan segelas bir.

    Tidak ada lontong, sate babi, tidak ada rasa pedas;
    tidak ada terasi, serundeng, bandeng, dan tahu petis;
    Kue lapis, onde-onde, tidak ada ketela pohon atau bakpau;
    Tidak ada ketan, tidak ada gula jawa, jadi aku berkata;
    (kembali ke refrain)

    Namun sekarang aku telah beradaptasi dengan kubis dan buncis;
    hutspot (masakan khas Belanda), dengan parutan kelapa dan susu kalau haus;
    Stamppot (masakan khas Belanda) dengan sayuran andijvie, spruitjes, dan sup erwten;
    apapun itu, nasi tetaplah yang terbaik. Jadi aku selalu berkata:
    (kembali ke refrain)

  25. #26 by Isra-Elya on 22 October 2013 - 12:59 pm

    Terimakasih,, Ini lagu yang telah lama saya cari judul lagunya tapi ga ada (Teman) yang tahu..

  1. berita terbaru 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: